Pendahuluan
LATAR BELAKANG
             Seiring perkembangan zaman, era globalisasi mempengaruhi segala bidang.Seperti perubahan lingkungan luar dunia pendidikan, lingkungan sosial, perubahan pada bidang-bidang ekonomi, baik ekonomi secara global maupun perubahan pada bidang ekonomi secara industrial, perubahan teknologi komunikasi yang kian canggih, sampai pada bidang politik pun mengalami perubahan. Dengan menguasai teknologi dan informasi, maka akan memiliki modal yang cukup untuk menjadi pemenang dalam persaingan global. Di era globalisasi, tidak menguasai teknologi informasi sama saja dengan buta huruf. Tetapi dalam makalah ini penulis hanya akan membahas yang terjadi pada teknologi system operasi.
            Salah satu perubahan lingkungan yang sangat mempengaruhi dunia pada era globalisasi ini adalah hadirnya teknologi yang kiang canggih. Peranan teknologi pada aktivitas manusia pada saat ini begitu sangat besar. Teknologi sudah menjadi fasilitas utama bagi kegiatan berbagai sektor kehidupan dimana memberikan kegunaan besar terhadap perubahan – perubahan yang mendasar pada teknologi system operasi. Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua perangkat lunak, yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi perangkat lunak terinstal seperti windows dan perangkat lunak lainnya. Yang memudahkan dan membantu pengguna dalam menyelesaikan suatu tugas atau pekerjaan dalam suatu bidang tertentu.
            Di era globalisasi yang sudah serba canggih ini, hampir semua pekerjaan menggunakan teknologi atau komputer dalam menyelesaikan suatu tugas atau pekerjaan, dan sistem operasi memudahkan pengguna dalam pengerjaan suatu pekerjaan tersebut.
            Oleh karena akibat dari perubahan di era globalisasi ini, mengakibatkan terjadinya tuntutan untuk perubahan system operasi. Dalam hal ini, penulis mengambil judul “ Peran Sistem Operasi dalam Era Globalisasi “.
RUMUSAN MASALAH
1)Apa yang dimaksud dari sistem operasi dan apa fungsinya?
2)Apa saja jenis atau macam sistem operasi?
3)Proses percepatan kemajuan teknologi dan peranannya?
4)Bagaimana peranan sistem operasi pada era globalisasi?
5)Pengaruh era globalisasi pada perkembangan system operasi?
TUJUAN
            Untuk mengetahui definisi dari sistem operasi dan mengetahui pengaruh dari perkembangan teknologi secara global serta untuk mengetahui peranan sistem operasi pada era globaisasi dan pengaruh yang ditimbulkannya pada kehidupan manusia.
MANFAAT
            Agar pembaca lebih memahami “ Peran Sistem Operasi dalam Era Globalisasi “, kemudian diharapkan dapat memberi informasi kepada pembaca dan dapat membantu sebagai referensi tambahan.


PEMBAHASAN
SISTEM OPERASI
A.    Pengertian Sistem Operasi
Sistem operasi merupakan perangkat lunak (software) yang bergunakan untuk mengatur semua sumber daya dalam komputer. Sistem operasi sangat penting dalam perangkat lunak dari sistem komputer. Tanpa sistem operasi pengguna (user) tidak dapat menjalankan atau menggunakan program aplikasi di dalam komputer.Kecuali program aplikasi yang digunakan adalah program aplikasi booting.Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematik, mencakup perhitungan penggunaan memory, Processing data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya. Fungsi system operasi misalnya mengontrol penyimpanan data dan mengatur kerja perangkat keras (hardware). Dapat dikatakan bahwa komputer tidak dapat membantu kinerja manusia jika tidak ada system operasi. Hal ini dikarenakan system operasi adalah tempat meletakkan program aplikasi.
B.     Fungsi Sistem Operasi
System operasi memiliki beberapa fungsi utama, yaitu sebagai berikut :
1.      Mengelola Program Aplikasi
Penggunaan sumber daya computer untuk menangani program aplikasi ditangani oleh system operasi. pengendalian perangkat lunak sistem atau perangkat lunak aplikasi yang sedang dijalankan, mempersiapkan agar program aplikasi dapat berinteraksi secara konsisten dan stabil dengan perangkat keras, melakukan pengelolaan mencakup penyiapan, penjadwalan, dan pemantauan proses program yang sedang dijalankan, melakukan pengolahan pengendalian data terhadap data input/output, melakukan penerjemahan sebagai perantara komunikasi antara komputer dengan pengguna,serta mengatur pembagian dan pengiriman instruksi dari memori utama dan tempat penyimpanan lain, ke sistem komputer.
2.      Mengelola Memori Komputer
Kemampuan menyimpan atau kapasitas memori (Random Access Memory/RAM) sangatlah terbatas. Misalkan jika kapasitas RAM telah penuh digunakan untuk menjalankan program aplikasi, tetapi pengguna komputer akan menjalankan program aplikasi lagi. Komputer akan mengalihkan penggunaan sebagian kapasitas hard disk untuk menjalankan program aplikasi tambahan tersebut. Pengalihan penggunaan kinerja dari RAM ke Harddisk dijalankan oleh system operasi.
3.      Menyediakan Program User Interface (antarmuka pengguna)
Sistem operasi menyediakan sarana yang dapat digunakan oleh pengguna. Yang sangat memudahkan pengguna. Sarana ini digunakan untuk memerintah komputer. Misalkan saat pengguna menggunakan system operasi Windows. Sistem operasi ini menyediakan user interface berupa simbol, gambar, atau ikon. Symbol, ikon atau gambar ini dapat Kita klik sehingga komputer melakukan tugas sesuai keinginan pengguna. Dan mempercepat pengguna dalam mengakses computer.
JENIS SISTEM OPERASI
            Pada dasarnya system opeasi terdapat cukup macam dan jenisnya. Pengguna dapat memilih system operasi LINUX, Microsoft WINDOWS, atau system operasi lainnya. Berikut beberapa system operasi yang penulis ketahui :
1.             Sistem Operasi MS-DOS
System Operasi MS-DOS dikembangkan oleh Bill Gates dan Paul Allen pada tahun 1981. Meski kurang popular, MS-DOS masih dapat ditemukan pada system operasi Microsoft WINDOWS. Dan MS-DOS yang biasa digunakan berupa versi 5.1.2600. MS-DOS yang bersifat single tasking.
2.      Sistem Operasi Microsoft Windows
System operasi Microsoft Windows merupakan system operasi yang mendominasi dunia. Dikarenakan penggunaan ikon atau gambar antarmuka (interface) membuat Microsoft Windows sangat mudah digunakan. Sistem operasi Microsoft Windows bersifat multitasking dan multiuser.
3.      Sistem Operasi Mac OS
Mac OS (Macintosh Operating System) merupakan Sistem operasi berbasis GUI, yang dirilis oleh perusahaan Apple Computer pada tahun 1984. Pada masanya, teknologi Mac OS dianggap paling maju.
4.             Sistem Operasi UNIX
Sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh perusahaan AT&T Bell Laboratories. Fungsi UNIX sendiri digunakan untuk menjalankan jaringan komputer. Pada permulaannya UNIX merupakan sistem operasi jenis Command line interface. Namun, keadaan ini menyulitkan bagi pengguna (user) yang masih baru. Dalam perkembangannya, untuk memudahkan penggunaan, sekarang UNIX juga menyediakan  versi Graphical User Interface.
5.             Sistem Operasi LINUX
System opererasi  LINUX merupakan pengembangan dari system operasi UNIX. Sistem operasi ini dibuat oleh Linus Torvalds, seorang mahasiswa yang berasal dari  Finlandia. LINUX yang dibuat pada tahun 1991 ini, kemudian dikembangkan lagi oleh programmer-programmer di dunia.
KECEPATAN KEMAJUAN TEKNOLOGI
Pada dasarnya  teknologi sudah ada sejak jaman dahulu, yaitu jaman romawi kuno.Perkembangan teknologi berkembang secara drastis dan terus-menerus berevolusi hingga sekarang. Hingga mampu menciptakan obyek-obyek, teknik yang dapat membantu manusia dalam pengerjaan sesuatu lebih efisien dan cepat. Dalam bentuk sederhananya, Perkembangan teknologi dihasilkan dari pengembangan cara-cara lama atau penemuan metode baru dalam menyelesaikan tugas-tugas manusia, untuk membantu mempermudah manusia dalam menjalani kehidupannya.
Pada masa revolusi industri orang-orang mampu membuat kendaraan seperti mobil, kereta api, dan kapal. Lalu dalam kurun waktu kurang dari 200 tahun setelah itu, ketika dunia berada pada era revolusi informasi, manusia mampu membuat berbagai alat transportasi canggih yang dikendalikan oleh komputer, seperti pesawat f16 dengan kecepatan kurang lebih sekitar 2000 km/jam dan pesawat ulak-alik (luar angkasa). Dalam hal ini, penemuan ini berlangsung dalam kurun waktu yang sangat cepat dan singkat. Inilah yang disebut percepatan teknologi.
Sekarang manusia hidup di era cyber space. Dunia sudah terintegrasi menjadi satu dalam sistem tanpa batas. Melalui dunia internet sistem ekonomi dari berbagai negara di dunia sudah saling berhubungan mernjadi sebuah sistem yang saling terhubung. Peningkatan penggunaan teknologi atau system operasi, khusunya internet telah membawa manusia dapat melaksanakan berbagai aktivitas atau kegiatan dengan lebih akurat, berkualitas dan lebih cepat. Setiap organisasi atau perusahaan dapat memanfaatkan internet dan jaringan teknologi informasi atau sistem operasi dalam menjalankan berbagai aktivitasnya secara elektronis.
PERAN SISTEM OPERASI PADA ERA GLOBALISASI
Seiring berjalannya waktu dengan perkembangan Sistem Operasi didalam era globalisasi, semakin banyak lagi layanan yang disediakan. Sekarang, Sistem Operasi bisa menyediakan layanan jaringan dan koneksi internet,demi kemudahan pencarian suatu bahan pekerjaan ataupun menambah wawasan dan ilmu pengetahuan manusia. Sistem Operasi juga menjaga kerusakan sistem komputer dari gangguan program perusak yang berasal dari perangkat keras lainnya.
PENGARUH ERA GLOBALISASI PADA PERKEMBANGAN SO
Pengaru dari Era globalisasi, manusia dituntut untuk bisa mendesain atau mencitakan system operasi sekreatif dan seinovasi munkin, agar lebih bagus dan efisien dalam pengelolaan suatu sistem komputer. Semua orang juga dituntut supaya mengetahui informasi terbaru dan terakurat, serta mengetahui penggunaan Sistem Operasi dalam rangka pengambilan ilmu wawasan dan mempermudah mengerjakan suatu project atau pekerjaan.


PENUTUP
KESIMPULAN
Sistem operasi sangat penting dalam perangkat lunak dari sistem komputer. Tanpa sistem operasi pengguna (user) tidak dapat menjalankan atau menggunakan program aplikasi di dalam komputer mereka. Fungsi system operasi contonya mengontrol penyimpanan data dan mengatur kerja perangkat keras (hardware). Dapat dikatakan bahwa komputer tidak dapat membantu kinerja manusia jika tidak ada system operasi.
Peranan Sistem Operasi menjadi sumber daya masukan yang paling berharga, apalagi di era globalisasi seperti sekarang ini, teknologi sangat dibutuhkan  untuk mengelola sumber daya lainnya. Setiap organisasi atau perusahaan dapat memanfaatkan internet dan jaringan teknologi informasi atau sistem operasi dalam menjalankan berbagai aktivitasnya secara elektronis. dalam perusahaan dapat mempermudah manusia dalam memperluas wawasan atau ilmu pengetahuan.


Komponen-komponen Sistem

Mesin Virtual

Sebuah mesin virtual (Virtual Machine) menggunakan misalkan terdapat sistem program => control program yang mengatur pemakaian sumber daya perangkat keras. Control program = trap System call + akses ke perangkat keras. Control program memberikan fasilitas ke proses pengguna. Mendapatkan jatah CPU dan memori. Menyediakan interface "identik" dengan apa yang disediakan oleh perangkat keras => sharing devices untuk berbagai proses.
Mesin Virtual (MV) (MV) => control program yang minimal MV memberikan ilusi multitasking: seolah-olah terdapat prosesor dan memori ekslusif digunakan MV. MV memilah fungsi multitasking dan implementasi extended machine (tergantung proses pengguna) => flexible dan lebih mudah untuk pengaturan. Jika setiap pengguna diberikan satu MV => bebas untuk menjalankan OS (kernel) yang diinginkan pada MV tersebut. Potensi lebih dari satu OS dalam satu komputer. Contoh: IBM VM370: menyediakan MV untuk berbagai OS: CMS (interaktif), MVS, CICS, dll. Masalah: Sharing disk => OS mempunyai sistem berkas yang mungkin berbeda. IBM: virtual disk (minidisk) yang dialokasikan untuk pengguna melalui MV.
Konsep MV menyediakan proteksi yang lengkap untuk sumberdaya sistem, dikarenakan tiap MV terpisah dari MV yang lain. Namun, hal tersebut menyebabkan tidak adanya sharing sumberdaya secara langsung. MV merupakan alat yang tepat untuk penelitian dan pengembangan sistem operasi. Konsep MV susah untuk diimplementasi sehubungan dengan usaha yang diperlukan untuk menyediakan duplikasi dari mesin utama.
Input Device (Alat Masukan)
  Input Device adalah perangkat keras komputer yg berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau kedalam komputer. contoh: Keyboard, Mouse,Digitizer dll.
Gambar keyboard dan mouse.

2 Output Device
   Output Device adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran atau hasil yang dibuat oleh input device. Contoh; Speaker, Printer, Monitor, Projektor dll.

I/O Ports
   Input Output Ports adalah bagian yang digunakan untuk menerima atau mengirim data keluar dari sistem. Semua peralatan input dan output terhubung melalui port ini. Inilah gambar dari I/O Ports.
Gambar 2. Input/Output Ports

CPU (Central Processing Unit)
   CPU merupakan otak dari sistem komputer, tanpa CPU sistem komputer tidak dapat bekerja. Nah inilah contoh dari CPU.
Gambar 3. processor

Memori
   Memori merupakan perangkat atau alat yang digunakan untuk menyimpan data. Memori internal dibagi menjadi 2 yaitu; RAM dan ROM. RAM berfungsi untuk menyimpan program hanya untuk sementara waktu, dan akan hilang saat komputer dimatikan, sedangkan ROM yaitu memori yang hanya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan dan tidak akan hilang meskipun komputer dimatikan. Inilah gambar dari memori internal.
Gambar 4. memori ddr.

Data Bus
   Data Bus adalah jalur-jalur perpindahan data antar modul dalam sistem komputer. Data Bus biasanya terdiri atas 8,16,32, atau 64 jalur pararel.
7 Address Bus
   Address Bus digunakan untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada proses transfer data. Address Bus biasanya terdiri atas 16, 20, 24, atau 32 jalur pararel.
8 Control Bus
    Control Bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses data bus dan address bus. Biasanya terdiri dari 4 sampai 10 jalur pararel.

Sejarah Sistem Operasi Komputer


1. Generasi Pertama Perkembangan Komputer
Generasi pertama, dimulai tahun 1945 - 1955 merupakan awal dari perkembangan komputer generasi pertama umumnya dirancang untuk mengerjakan suatu tugas spesifik tertentu dimana hal ini dicirikan dengan adanya program kode-biner yang sangat berbeda (machine language). Hal ini membuat sistem kerja generasi komputer pertama sangat dibatasi. Kemudian komputer dari generasi pertama biasanya terdapat penggunaan tube vakum (sehingga membuat ukuran komputer sangatlah besar) dan untuk penyimpanan datanya menggunakan silinder magnetik.
Pada tahap pertama ini, perkembangan komputer mendapatkan faktor dorongan positif dari meletusnya perang dunia ke-dua. Dengan kata lain, pihak militer yang berperang sadar betul
bahwa dengan mengadakan riset terhadap komputer maka akan mendatangkan kemajuan teknologi untuk suatu kemenangan perperangan.
http://guptayp.wordpress.com/2011/04/12/sejarah-perkem…sistem-operasi/
Dampak dari tersedianya dana yang melimpah ini sangat signifikan, hal ini terlihat dengan ditemukannya jenis komputer yang diberi nama “K3″ untuk mendesain pesawat dan peluru kendali, oleh konrad Zuse, 1941 seorang ilmuwan Jerman. Kemudian tak mau kalah imuwan Inggris pada tahun 1943 dengan tujuan untuk mengalahkan Jerman, berhasil menemukan mesin komputer yang diberi nama Colossus yang didesain untuk memecahkan kode-kode sandi dari tentara Jerman. Colossus inilah merupakan salah satu alat penting yang menjadi modal kemenangan Sekutu atas Jerman pada perang dunia II. Namun sayangnya lahirnya Colossus tidak berpengaruh besar terhadap perkembangan dunia komupeter waktu itu, hal ini disebabkan oleh sifat karakterisitik dari Colossus itu sendiri yang bersifat tidak komputer serba-guna (general purpose computer) yang dimana hanya dirancang untuk memecahkan kode-kode rahasia Jerman dan kerahasian keberadaannya dijaga hampir satu dekade karena alasan keamanan untuk mencegah meletusnya perang kembali.
Dari pihak Amerika terus melakukan penelitian komputer untuk terus tetap berkembang. Pada tahun 1900 s.d 1973, seorang insinyur dari Harvard Howard H. Aiken dengan bekerja sama dengan IBM berhasil menciptakan kalkulator elektronik dengan panjang setengah lapangan bola kaki dan mempunyai panjang kabel total 500 mil untuk proyek US Navy yang diberi nama Mark I.
Setelah Mark I lahir, kemudian tercipta komputer yang bersifat serba guna (general purpose computer) yang dibuat oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W.Mauchly (1907-1980) yang diberi nama ENIAC. ENIAC berhasil dibuat dengan prakarsa kerja-sama Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. ENIAC sendiri merupakan kepanjangan dari Electronic Numerical Integrator and Computer. ENIAC dapat bekerja dengan kecepatan 1000 kali lebih cepat dibandingkan dengan Mark I.
Walaupun Colossus tidak boleh disentuh, beberapa penelitian tidak berhenti sampai disitu! Diawali pada pertengahan tahun 1940, tim University of Pennsylvania dan John von Neumann (1903-1957) memiliki konsep besar untuk memproduksi komputer dengan kapasitas yang dapat digunakan dalam 40 tahun ke-depan! Dari kerja-sama tim ini terciptalah pada akhit tahun 1945, komputer yang diberi nama Electronic Discrete Variable Automatic Computer(EDVAC). Inti besar dari nilai potensial keberhasilan dari EDVAC adalah adanya unit pemrosesan sentral (CPU). Hal ini membuat komputer dapat dikontrol dan dikendalikan dengan sumber tunggal. Selain itu EDVAC memiliki memori untuk menampung program ataupun data. Sehingga hal ini memungkinkan komputer untuk dapat berhenti pada suatu waktu tertentu dan kemudian dapat dapat diatur untuk dapat melanjutkannya kembali. EDVAC mendorong tumbuhnya industri komputer komersial, oleh karena itu tak heran pada tahun 1951, lahirlah merek UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan prinsip kerja EDVA
C, yang dilakukan oleh Remington Rand.
Dari uraian diatas terlihat bahwa perkembangan komputer generasi pertama umumnya dirancang untuk mengerjakan suatu tugas spesifik tertentu dimana hal ini dicirikan dengan adanya program kode-biner yang sangat berbeda (machine language). Hal ini membuat sistem kerja generasi komputer pertama sangat dibatasi. Kemudian komputer dari generasi pertama biasanya terdapat penggunaan tube vakum (sehingga membuat ukuran komputer sangatlah besar) dan untuk penyimpanan datanya menggunakan silinder magnetik.

2. Generasi Ke-dua Perkembangan Komputer
Generasi kedua yaitu dimulai dari tahun 1955 sampai dengan tahun 1965, pada generasi ini mulai dikenalkan dengan Batch Processing System. Batch Processing System itu sendiri adalah pekerjaan atau job yang dikerjakan dalam satu rangkaian yang dieksekusi secara berurutan, Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi dengan sistem operasi akan tetapi beberapa fungsi dari sistem operasi sudah mulai ada seperti FMS dan IBSYS.
Pada tahap ini sangat dipengaruhi dengan adanya penemuan transistor pada tahun 1958. Dengan adanya penemuan transistor ini sangat mempengaruhi untuk menggantikan fungsi tube vakum dalam televise, radio, dan tentunya pada komputer. Secara resmi transistor mulai digunakan di dalam komputer sejak tahun 1956. Hal ini sangat mempengaruhi dari hasil ukuran sebuah komputer dibandingkan jika masih menggunakan tube vakum. Pengecilan ukuran komputer semakin dipercepat dengan adanya penemuan lainnya seperti perkembangan dan pengembangan memori inti magnetik. Beberapa produk yang menggunakan teknologi ini adalah komputer produksi IBM dengan skema peluncuran bertahap seperti Strecth dan tak mau kalah Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC dll. Perkembangan komputer dengan tujuan komersial semakin terlihat di tahun 1960, dengan ditandainya suksesnya bermunculan komputer untuk di bidang bisnis, pemerintahan dan pendidikan. Pada saat itu juga bermunculan aksesoris pendukung seperti printer, disket, program dll.
Perkembangan yang dipaparkan pada paragraph sebelumnya juga turut mendukung untuk lahirnya bahasa pemograman yang dapat dipelajari seperti FormulaTranslator (FORTRAN) dan Common Business-Oriented Language (COBOL). Industi komputer mulai berkembang pesat pada masa perkembangan komputer generasi ke-dua. Selain itu pada masa ini juga merupakan awal untuk munculnya bidang kerja baru seperti ahli sistem komputer, programer (ahli program) dan analisis data.

3. Generasi Ke-tiga Perkembangan Komputer
Generasi Ketiga yaitu dimulai pada tahun 1965 sampai dengan 1980, pada generasi ini mulai dikembangkan sistem operasi untuk melayani banyak pengguna sekaligus dimana para pengguna berkomunikasi lewat terminal secara online ke komputer atau biasa kita sebut dengan multi user dan multi programing.
Inti dari pada tahap generasi ke-tiga adalah pada tahun 1968 ditemukannya IC (Intergrated Circuit). Penemuan IC dilatarbelakangi oleh tidak puasnya pada kerja transistor dimana ketika digunakan didalam komputer akan menghasilkan panas yang sangat besar sehingga dapat merusak komponen yag lainnya. IC terbuat dari quarsa rock (batu quarsa) yang ditemukan oleh seorang ilmuwan ahli instrument dari Texas, Jack Kilby. Hal ini-pulalah yang mendorng penemuan-penemuan penting sehingga suatu chip dapat mewakili beberapa komponen yang dibutuhkan oleh komputer. Akibatnya komputer terlihat lebih bersahabat dan nyaman ketka digunakan karena ukurannya yang semakin mengecil.
4. Generasi Ke-empat Perkembangan Komputer
Generasi keempat yaitu dimulai setelah tahun 1980, pada saat sekarang ini perkembangan dari sistem operasi menjadi sangat pesat sekali dan sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pengguna menyadari komputer yang saling berhubungan satu sama lain.
Komponen yang dimaksud adalah seperti dengan berhasil diproduksinya suatu komponen yang dapat mewakilki beberapa komponen (kapasistanya lebih unggul dari pada IC) yaitu Large Scale Integration (LSI) dimana dapat memuat ratusan komponen dalam hanya sebuah chip. Tak selang berapa lama (1980) kemudian juga ditemukan produk turunannya yaitu 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) yang memiliki kemampuan luar biasa untuk dapat memuat ribuan komponen hanya dalam sebuah chip tunggal. Dan mungkin Ultra-Large Scale Integration (ULSI) yang memiliki kemampuan yang lebih luar biasa untuk dapat meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan.Dengan adanya penemuan diatas diharapkan akan berdampak pada penekanan biaya pembuatan komputer sehingga harga komputer-pun akan semakin lebih murah dan terjangkau oleh masyarakat tingkat menengah ke bawah. Salah satu contoh produk dipasaran yang mungkin sering pernah kita dengar sampai sekarang adalah Chip Intel 4004 yang dibuat pada pertengahan tahun 1971. Hal ini lah awal mulanya komputer dibuat dan disain untuk keperluan komersial yang dapat terjangkau untuk semua pihak.

















Perkembangan Sistem Operasi
1956 – GM-NAA I/O
Sistem operasi pertama ini digunakan pertama kali oleh General Motors pada komputer besar IBM 704. Namun, sistem ini tidak lebih hebat dari Batch Processing.

1969 – Unix
Sistem operasi modern pertama ini dikembangkan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie yang saat itu membutuhkan sebuah platform yang cepat untuk game “Space Travel” mereka.

1973 – Xerox Alto
Sistem pertama dengan graphical interface yang hanya digunakan untuk penelitian sampai 1981

1981 – MS DOS
Sistem operasi sederhana yang ditawarkan standar pada PC dan membantu Microsoft menuju keberhasilan

1983 – Lisa OS
Apple mengeluarkan Desktop pertama yang dilengkapi dengan perangkat kontrol mouse untuk sebuah PC. Tidaklama kemudian, Microsoft meniru konsep tersebut.

1985 – Windows 1.0
Dirancang dengan interface untuk DOS, Windows 1.0 dikembangkan selama 2 tahun. Namun,sistem ini tidak berhasil dipasaran.

1989 – Epoc16
Nenek moyang Symbian OS ini merupakan sistem operasi multitasking pertama dengan graphical interface untuk perangkat mobile.

1992 – Linux
Sistem dengan kernel Unix ini ditawarkan oleh Linus Torvalds sebagai Open SOurce. Awalnya nama sistem ini disebut Freax

1995 – Windows 95
Sistem 32 bit Microsoft untuk home user yang cukup berhasil. Dalam 4 hari penjualan sistem ini sudah terjual 1 juta lisensi.

2001 – Windos Xp dan Mac OS X
Windows XP : Gabungan sistem berbasis NT dan 95 ini sampai sekarang masih menjadi Windows yang paling populer
Mac OS X : Apple melakukan perubahan sistem yang besar dan memperkenalkan sebuah OS berbasis UNIX dengan Desktop beranimasi

2007 – Singularity
Microsoft reserach mengembangkan sebuah sistem operasi baru. Dengan arsitektur yang pintar, sistem operasi ini tidak lagi mengalami bluescreens dan buffer overflows

2010 – Windows 7
Sistem modern harus serba bisa. Penerus vista ini cukup nyaman digunakan pada netbook dan dioperasikan melalui touchscreen.
Pengertian Sistem Operasi
SISTEM OPERASI merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan ( system calls ) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer.


Fungsi dan Layanan System Operasi
FUNGSI DASAR SISTEM OPERASI Menjembatani hubungan antara hardware dan program aplikasi yang dijalankan user. Mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh user dan berbagai program aplikasi ( Resource allocator) . Sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu (sebagai guardian yang menjaga komputer dari berbagai kemungkinan kerusakan). Manajer sumberdaya hardware, seperti mengatur memori, printer, cdrom, dll.


Dan Saecara Umum Fungsi dan Layanan SO:
1. Fungsi Sistem Operasi sebagai Kordinator, yang memberikan fasilitas sehingga segala aktivitas yang kompleks dapat dikerjakan dalam urutan yang benar.
2. Fungsi Sistem Operasi sebagai Pengawal, yang memegang kendali proses untuk melindungi file dan memberi batasan pada pembacaan, penulisan, eksekusi data dan program.
3. Fungsi Sistem Operasi sebagai penjaga gerbang, yang akan mengawasi siapa saja yang dapat masuk kedalam sistem komputer.
4. Fungsi Sistem Operasi sebagai pengoptimal, yang akan membuat scedule atas beberapa masukan pengguna, akses basis data, komputasi, keluaran, dan lain sebagainya untuk meningkatkan kinerja sistem.
5. Fungsi Sistem Operasi sebagai akuntan, yang menjaga pewaktuan CPU tetap berada pada jalur yang benar, penggunaan memori, operasi I/O, penyimpanan pada disk dan lain sebagainya.
6. Fungsi Sistem Operasi sebagai serever, yang memberikan pelayanan yang diperlukan pengguna, seperti restrukturisasi direktori file.





        Komponen-komponen Sistem
Pada kenyataannya tidak semua sistem operasi mempunyai struktur yang sama. Namun menurut Avi Silberschatz, Peter Galvin, dan Greg Gagne, umumnya sebuah sistem operasi modern mempunyai komponen sebagai berikut:
Managemen Proses.
Managemen Memori Utama.
Managemen Secondary-Storage.
Managemen Sistem I/O.
Managemen Berkas.
Sistem Proteksi.
Jaringan.




    A.  Manajemen Proses
Proses adalah keadaan ketika sebuah program sedang di eksekusi. Sebuah proses membutuhkan beberapa sumber daya untuk menyelesaikan tugasnya. Sumber daya tersebut dapat berupa CPU time, memori, berkas-berkas, dan perangkat-perangkat I/O.
Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan managemen proses seperti:
Pelaksanaan dan penghapusan proses yang diinginkan user atau sistem.
Menyediakan atau melanjutkan proses.
Menyediakan mekanisme untuk proses sinkronisasi.
Menyediakan mekanisme untuk proses komunikasi.
Menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock.

    B.  Managemen Memori Utama
Memori utama atau lebih dikenal sebagai memori adalah sebuah array yang besar dari word atau byte, yang ukurannya mencapai ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan byte. Setiap word atau byte mempunyai alamat tersendiri. Memori Utama berfungsi sebagai tempat penyimpanan yang akses datanya digunakan oleh CPU atau perangkat I/O. Memori utama termasuk tempat penyimpanan data yang sementara (volatile), artinya data dapat hilang begitu sistem dimatikan.
Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan managemen memori seperti:
Menjaga track dari memori yang sedang digunakan dan siapa yang menggunakannya.
Memprogram yang akan di-load ke memori.
Mengalokasikan dan meng-dealokasikan ruang memori sesuai kebutuhan.




     C.  Manajemen Secondary-Storage
Data yang disimpan dalam memori utama bersifat sementara dan jumlahnya sangat kecil. Oleh karena itu, untuk meyimpan keseluruhan data dan program komputer dibutuhkan secondary-storage yang bersifat permanen dan mampu menampung banyak data. Contoh dari secondary-storage adalah harddisk, flashdisk,  CD-ROM, disket, dll.
Sistem operasi bertanggung-jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan disk-management seperti: free-space management, alokasi penyimpanan, & penjadualan disk.

     D. Manajemen Sistem I/O
Sering disebut device manager. Menyediakan "device driver" yang umum sehingga operasi I/O dapat seragam (seperti kegiatan untuk membuka, membaca, menulis, menjalankan dan menutup file atau program). Contohnya: user menggunakan operasi yang sama untuk membaca berkas pada hard-disk, CD-ROM, flashdisk, floppy disk, dll.
Komponen Sistem Operasi untuk sistem I/O:
•         Buffer: menampung sementara data dari dan ke perangkat I/O.
•         Spooling: melakukan penjadualan pemakaian I/O sistem supaya lebih efektif dan efisien (pengaturan antrian).
•         Menyediakan driver untuk dapat melakukan operasi "rinci" untuk perangkat keras I/O tertentu.

    E.  Manajemen Berkas
Berkas adalah kumpulan informasi yang berhubungan sesuai dengan tujuan pembuat berkas tersebut. Berkas dapat mempunyai struktur yang bersifat hirarkis (direktori, volume, dll). Sistem operasi bertanggung-jawab terhadap:
•         Pembuatan dan penghapusan berkas.
•         Pembuatan dan penghapusan direktori.
•         Mendukung manipulasi berkas dan direktori.
•         Memetakan berkas ke secondary storage.
•         Mem-backup berkas ke media penyimpanan yang permanen (non-volatile).

     F.  Sistem Proteksi
Proteksi mengacu pada mekanisme untuk mengontrol akses yang dilakukan oleh program, prosesor, atau pengguna ke sistem sumber daya. Mekanisme proteksi harus:
•         membedakan antara penggunaan yang sudah diberi izin dan yang belum.
•         specify the controls to be imposed (menetapkan sistem pengaturan yang digunakan).
•         provide a means of enforcement (menyiapkan alat yang digunakan).


    G. Jaringan
Dukungan terhadap komunikasi data antar perangkat komputer mutlak diperlukan. Pada model sistem terdistribusi, dimana sistem operasi mengatur mekanisme penjadualan penggunaan resource komputer dalam jaringan,  maka sekumpulan prosesor yang tidak berbagi memori atau clock diatur oleh sistem operasi komputer host untuk pengunaan prosesor dan alokasi tempat penyimpanan serta mekanisme pendistribusian data maupun proses yang dilakukan.
Tiap prosesor mempunyai memori sendiri. Prosesor-prosesor tersebut terhubung melalui jaringan komunikasi, Sistem terdistribusi menyediakan akses pengguna ke bermacam sumber-daya sistem. Akses tersebut menyebabkan:
•         Computation speed-up (proses komputasi semakin cepat).
•         Increased data availability (peningkatan ketersediaan data).
•         Enhanced reliability (peningkatan kemampuan).

Studi Kasus
Kehandalan Disk
Disk memiliki resiko untuk mengalami kerusakan. Kerusakan ini dapat berakibat turunnya performa atau pun hilangnya data. Meski pun terdapat backup data, tetap saja ada kemungkinan data yang hilang karena adanya perubahan setelah terakhir kali data di-backup. Karenanya reliabilitas dari suatu disk harus dapat terus ditingkatkan.
Berikut adalah beberapa macam penyebab terjadinya hilangnya data:
1. Ketidaksengajaan dalam menghapus.
Bisa saja pengguna secara tidak sengaja menghapus suatu berkas, hal ini dapat dicegah seminimal mungkin dengan cara melakukan backup data secara reguler.
2. Hilangnya tenaga listrik
Hilangnya tenaga listrik dapat mengakibatkan adanya corrupt data.
3. Blok rusak pada disk.
Rusaknya blok pada disk dapat saja disebabkan dari umur disk tersebut. Seiring dengan waktu, banyaknya blok pada disk yang rusak dapat terus terakumulasi. Blok yang rusak pada disk, tidak akan dapat dibaca.
4. Rusaknya Disk.
Bisa saja karena suatu kejadian disk rusak total. Sebagai contoh, dapat saja disk jatuh atau pun ditendang ketika sedang dibawa.
5. System Corrupt.
Ketika komputer sedang dijalankan, bisa saja terjadi OS error, program error, dan lain sebagainya. Hal ini tentu saja dapat menyebabkan hilangnya data.

Windows

Pendahuluan
•  Microsoft memulai penelitian mengenai Interface Manager pada september 1981. MS akhirnya  mengumumkannya dengan nama WINDOWS pada November 1983. Windows dikenal luas karena menyediakan antarmuka berbasis grafis yang mudah digunakan (graphical interface) , device independent graphics dan penggunaan "multitasking". Saat ini Versi windows telah mencapai kernel 32 bit yang dikenal sebagai Windows XP, dan telah keluar Windows Vista yang berbasis kernel 64 bit.
• Sebenarnya produk microsoft yang membuatnya sangat dominan bukan hanya sistem operasi windows saja, tetapi juga aplikasi office yaitu Microsoft office, yang terdiri dari Ms Word, Ms Excel, Ms powerpoint, dan software pemrograman berbasis obyek yaitu visual basic.



Keamanan Windows
 Secara umum, sistem keamanan Windows masih kurang dibandingkan OS yang lain
Tidak adanya pembatasan user untuk masuk ke OS Windows (administrator by default)
 Setiap user dapat masuk ke dalam sistem Windows (file sistem, registry)
 Rentan terhadap virus


 Kelebihan Windows
 User friendly dibandingkan dengan sistem operasi yang lain
 Instalasi software masih mudah dibandingkan dengan instalasi di sistem operasi yang lain
 Banyak software berbasis Windows
 Dukungan driver yang lebih banyak

Kekurangan Windows
 Harga lisensi mahal
 Komunitas terlalu sedikit, karena bersifat closed-source
 Banyaknya virus yang sering menyerang Windows
 Sistem keamanan yang masih dibilang kurang
 Sistem yang kurang stabil



No Gejala Diagnosa  Pesan/Peringatan Kesalahan
1 Booting terhenti setelah berhasil melkasanakan POST 1. Instalasi fisik harddisk, setting device, prioritas boot di BIOS bermasalah
2. Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file sistem operasi rusak, hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder
2 Kinerja booting sampai ke windows berlangsung de-ngan lambat.  1. Manajemen memori bermasalah
2. Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file sistem operasi rusak, ada file yang hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder Monitor
3 Windows exsploter tidak dapat dijalankan, tidak dapat mengcopi, meng-ganti nama file dan lain-lain Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file windows explorer rusak, hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder
4 Start menu tidak dapat dijalankan Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file windows explorer rusak, hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder
5 Prosedur Shutdown tidak dapat dilaksanakan Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file windows explorer rusak, hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder
6 Prosedur Shutdown ber-henti sebelum komputer benar-benar mati 1. Reset bate CCMOS
2. Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file sistem operasi rusak, ada file yang hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder


1. Booting terhenti setelah berhasil melkasanakan POST
Masalah muncul karena :
1. Instalasi fisik harddisk, setting device, prioritas boot di BIOS bermasalah
2. Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file sistem operasi rusak, hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder

2.Kinerja booting sampai ke windows berlangsung de-ngan lambat.
Masalah muncul Karena :
1. Manajemen memori bermasalah
2. Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file sistem operasi rusak, ada file yang           hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder Monito
PENGENALAN SISTEM OPERASI
v DEFINISI secara umum SISTEM OPERASI adalah
1.      sebagai Sebuah program yang mengatur hardware,dengan menyediakanLandasan untuk aplikasi yang berada diatasnya.
2.      Bertindak Sebagai penghubung antara user dengan hardware.
3.      Bertugas untuk mengendalikan & mengkoordinasi penggunaan Hardware untuk berbagai program aplikasi bagi bermacam2 user.

Sistem operasi adalah Sistem Operasi adalah software yang bertugas untuk mengatur atau mengontrol manajemen Hardware serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan Software Aplikasi (Aplikasi Office, Aplikasi Design Grafis, Aplikasi Multimedia.

v Pengertian SISTEM OPERASI ditinjau dari 3 sudut pandang yg berbeda :
1.      SUDUT PANDANG PENGGUNA
SISTEM OPERASI adalah alat untuk mempermudah penggunaan komputer. Sistem operasi seharusnya dirancang dengan mengutamakan kemudahan pengguna. Dibandingkan menggunakan kinerja ataupun utilitas sumber daya. Sebaliknya dalam Lingkungan multiuser, sistem operasi dapat dipandang sebagai alat untuk memaksimal Penggunaan sumber daya komputer. Tetapi pada sejumlah komputer, sudut pandang Pengguna dapat dikatakan hanya sedikit.

2.      SUDUT PANDANG SISTEM
Sistem operasi adalah sebagai alat yang menempatkan sumber daya Secara efisien. Sistem operasi merupakan manajer bagi sumber daya yang menangani konflik Permintaan sumber daya secara efisien. Selain itu juga untuk mengatur eksekusi Aplikasi dan operasi dari INPUT / OUTPUT ( I/O ). Fungsi ini juga dikenal sebagai Program pengendali. Sistem operasi merupakan suatu  bagian program yang Berjalan setiap saat yang dikenal dengan istilah “kernel”.
3.      SUDUT PANDANG TUJUAN
Sistem operasi adalah sebagai alat yang membuat komputer lebih nyaman Digunakan untuk menjalankan aplikasi dan menyelesaikan masalah user.
 Dari bagan komponen SISTEM KOMPUTER posisi SISTEM OPERASI merupakan salah satu komponen utama dari sebuah sistem komputer. Komponen komputer lainnya adalah HARDWARE, SOFTWARE & USER.
·      HARDWARE : penyedia sumber daya untuk komputasi yang dapat dilihat secara fisik dan dapat disentuh.

·      SOFTWARE : sarana yang memberitahukan hardware apa yang akandilakukannya terhadap hardware. Software tsb dibagi 2 yaitu sistem operasi & program aplikasi. Program aplikasi merupakan merupakan software yang menentukan bagaimana sumber daya digunakan untuk  menyelesaikan masalah para user.

·      USER : manusia yang menjalankan program aplikasi atau komputer lain.
Fungsi Dasar Sistem Operasi
      Sistem Operasi sebagai Extended Machine ( Perluasan Mesin )
     Pendekatan fungsi ditinjau dari arah pengguna atau  top down view
     Dilakukan berdasarkan pada kenyataan bahwa struktur internal sistem komputer dan bahasa mesin sangat primitif dan tidak fleksibel untuk pemrograman terutama untuk proses input/output 
     Sistem operasi dibuat untuk menyembunyikan keadaan sesungguhnya dari perangkat keras tampilan yang menyenangkan dan mudah digunakan
     Disini sistem operasi berperan sebagai penyedia  interface yang sesuai berupa perluasan mesin (extended machine) atau mesin semu (virtual machine)

      Sistem Operasi sebagai Pengelola seluruh sumber-daya
     Pendekatan fungsi ditinjau dari arah perangkat  keras atau bottom up view
     Sistem operasi beperan untuk mengatur , mengorganisasikan, mengoperasikan secara  keseluruhan bagian sistem yang kompleks
     Sistem operasi mengontrol alokasi sumberdaya
     sistem komputer (pemroses, memori, piranti I/O) untuk berbagai program yang akan memakainya

Perkembangan Sistem Operasi
      Generasi Pertama (1945 – 1955); Vacuum Tubes and plugboards
Belum memiliki sistem operasi dan lebih mengarah kepada perhitungan numerik dalam mekanisme menjalankan sistem komputer.

      Generasi Kedua (1955 – 1965); Transistors n Batch system
Penggunaan Batch Processing System, yaitu pekerjaan dikumpulkan kedalam satu rangkaian kemudian dieksekusi secara berurutan. Contoh dari sistem operasi ini adalah FMS ( Fortran Monitoring System ) dan IBSYS, IBM System/360.
      Generasi Ketiga (1965 – 1980); IC n Multiprograming
Penggunaan multiprogramming, multiuser, time sharing, dan spooling. Contoh dari sistem operasi ini adalah sistem operasi ini adalah UNIX.

      Generasi Keempat (1980 – …); PC
Adanya penambahan fungsi real-time application, network operating sistem dan distributed operating sistem. Contoh sistem operasi yangs sering kita pakai adalah Windows, MacOs, Linux, Free BSD, MS DOS.

LAYANAN SISTEM OPERASI
1.      Pembuatan program
Sistem operasi menyediakan berbagai fasilitas yang membantu programmer dalam membuat program seperti editor. Walaupun bukan bagian dari sistem operasi, tapi layanan ini diakses melalui sistem operasi
2.      Eksekusi program
Sistem harus bisa me-load program ke memori dan menjalankan program tsb. Program harus bisa menghentikan pengeksekusian baik secara normal maupun dalam keadaan error.
3.      Operasi I / O
Program sedang dijalankan kadang kala membutuhkan I / O. untuk efisiensi dan keamanan, pengguna biasanya tidak bisa mengatur piranti I / O secara langsung. Untuk itulah sistem operasi harus menyediakan mekanisme dalam melakukan operasi I / O.
4.      Manipulasi sistem berkas
Program harus membaca dan menulis berkas, kadangkala juga harus membuat dan menghapus berkas.
5.      Komunikasi
Kadangkala sebuah proses memerlukan informasi dari proses yang lain. Ada 2 cara umum komunikasi dilakukan : yaitu antara proses dalam satu komputer, atau antara proses yang berada dalam komputer yang berbeda. Tetapi dihubungkan oleh jaringan komputer. Komunikasi dapat dilakukan dengan share-memori / meseage passing, yakni sejumlah informasi dipindahkan antara proses oleh sistem operasi.
6.      Deteksi error
Sistem operasi harus selalu waspada terhadap kemungkinan error. Error dapat terjadi di CPU dan memori perangkat keras,I / O dan didalam program yang dijalankan user.
Misalnya; dengan jalan menghentikan jalannya program, mencoba kembali melakukan operasi yang dijalankan atau melaporkan kesalahan yang terjadi agar pengguna dapat mengambil langkah selanjutnya.

v Bagian – bagian Sistem Operasi
Sistem operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian, yaitu :
1.    Boot Mechanism : Meletakkan kernel ke dalam memory
2.    Kernel : Inti dari Sistem Operasi
3.    Command Interpreter/Shell : Bertugas membaca input dari user
4.    Pustaka/Library : menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
5.    Driver : berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.

v Lapisan – lapisan dalam system operasi
Lapisan Sistem Operasi menurut Tanenbaum dan Woodhull, sistem terlapis terdiri dari enam lapisan, yaitu:
1.      Lapisan 0. Mengatur alokasi prosesor, pertukaran antar proses ketika interupsi terjadi atau waktu habis dan lapisan ini mendukung dasar multi-programming pada CPU.
2.      Lapisan 1. Mengalokasikan ruang untuk proses di memori utama dan pada 512 kilo word drum yang digunakan untuk menahan bagian proses ketika tidak ada ruang di memori utama.
3.      Lapisan 2. Menangani komunikasi antara masing-masing proses dan operator console. Lapisan ini masing-masing proses secara efektif memiliki operator console sendiri.
4.      Lapisan 3. Mengatur peranti I/O dan menampung informasi yang mengalir dari/ke proses tersebut.
5.      Lapisan 4. Tempat program pengguna. Pengguna tidak perlu memikirkan tentang proses, memori, console, atau manajemen I/O.
6.      Lapisan 5. Merupakan operator sistem.

v Proses Booting
Proses Booting adalah proses dimana suatu komputer dan sistem operasinya mulai bekerja dengan menginisialisasi semua device beserta drivernya.

Urutan prosesnya terdiri dari :
ü  Boot loader mencari image kernel, meloadnya ke memory kemudian dari memory, image kernel tadi dijalankan.
ü  Kernel mengenali device-device beserta driver-driver nya.
ü  Kemudian kernel menge-mount root filesystem yang merupakan salah satu langkah penting agar proses-proses lain di dalam system UNIX dapat dijalankan ( di dalam system UNIX root filesystem ditandai dengan / )
ü  Selanjutnya kernel akan menjalankan program bernama init .
ü  Program bernama init inilah yang kemudian menjalankan service selanjutnya.
ü  Proses terakhir yang dijalankan init adalah getty . Dengan getty kita mendapat suatu interface untuk masuk ke dalam system dengan memasukkan username dan password.

Konsep Komunikasi dengan Peralatan (hardware)
Setiap peralatan atau hardware yang ingin berkomunikasi dengan komputer membutuhkan device driver (biasanya berbentuk CD).
Device driver mengizinkan sebuah sistem komputer untuk berkomunikasi dengan sebuah hardware. Sebagian besar hardware, tidak akan dapat berjalan atau sama sekali tidak dapat berjalan tanpa driver yang cocok yang terinstal di dalam sistem operasi. Device driver umumnya akan dimuat ke dalam ruangan kernel (kernelspace ) sistem operasi selama proses booting dilakukan, atau secara sesuai permintaan (ketika ada intervensi pengguna atau memasukkan sebuah perangkat plug and play). Beberapa sistem operasi juga menawarkan device driver yang berjalan di dalam ruangan pengguna (userspace) sistem operasi. Beberapa driver telah dimasukkan ke dalam sistem operasi secara default pada saat instalasi, tapi banyak hardware, khususnya yang baru, tidak dapat didukung oleh driverdriver bawaan sistem operasi. Adalah tugas pengguna yang harus menyuplai dan memasukkan driver ke dalam sistem operasi. Driver juga pada umumnya menyediakan layanan penanganan interupsi hardware yang dibutuhkan oleh hardware.








Penjadwalan Proses
Penjadwalan merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di system operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan system komputer.

·      Penjadwalan bertugas memutuskan:
1.      Proses yang harus dikerjakan
2.      Kapan dan berapa lama proses itu berjalan

·      Adapun penjadwalan bertugas memutuskan :
1.      Proses yang harus berjalan
2.      Kapan dan selama berapa lama proses itu berjalan

·      Kriteria untuk mengukur dan optimasi kinerje penjadwalan :
1.      Adil (fairness) Adalah proses-proses yang diperlakukan sama, yaitu mendapat jatah waktu pemroses yang sama dan tak ada proses yang tak kebagian layanan pemroses sehingga mengalami kekurangan waktu.
2.      Efisiensi (eficiency), Efisiensi atau utilisasi pemroses dihitungdengan perbandingan (rasio) waktu sibuk pemroses.
3.      Waktu tanggap (response time), waktu tanggap berbeda untuk :
a.      Sistem interaktif. Didefinisikan sebagai waktu yang dihabiskan dari saat karakter terakhir dari perintah dimasukkan atau transaksi sampai hasil pertama muncul di layar. Waktu tanggap ini disebut terminal response time.
b.      Sistem waktu nyata. Didefinisikan sebagai waktu dari saat kejadian (internal atau eksternal) sampai instruksi pertama rutin layanan yang dimaksud dieksekusi, disebut event response time.
4.      Turn around time. Adalah waktu yang dihabiskan dari saat program atau job mulai masuk ke sistem sampai proses diselesaikan sistem. Waktu yang dimaksud adalah waktu yang dihabiskan di dalam sistem, diekspresikan sebagai penjumlah waktu eksekusi (waktu pelayanan job) dan waktu menunggu, yaitu :
Turn arround time = waktu eksekusi + waktu menunggu.

5.      Throughput. Adalah jumlah kerja yang dapat diselesaikan dalam satu unit waktu. Cara untuk mengekspresikan throughput adalah dengan jumlah job pemakai yang dapat dieksekusi dalam satu unit/interval waktu.

·      Metode penjadwalan
·         Non-preemptive
Pada metode ini jika suatu proses telah berjalan maka sistem operasi maupun operasi lain tidak dapat mengambil alih eksekusi prosesor. Pengalihan prosesor hanya dapat dilakukan jika proses yang sedang berjalan tadi telah berhenti. Metode ini digunakan pada sistem batch dan sekuensial
·         Preemptive
Metode ini lebih canggih dari pada non-preemptive, karena sistem operasi dan operasi lain dapat mengambil alih eksekusi prosesor tanpa harus menunggu proses lain yang sedang running berhenti. Metode ini digunakna pada sistem real time.

·      Algoritma-algoritma Penjadwalan
Berikut jenis-jenis algoritma berdasarkan penjadwalan :
1.      Nonpreemptive, menggunakan konsep :
• FIFO (First In First Out) atau FCFS (First Come First Serve)
• SJF (Shortest Job First)
• HRN (Highest Ratio Next)
• MFQ (Multiple Feedback Queues)


2.      Preemptive, menggunakan konsep :
• RR (Round Robin)
• SRF (Shortest Remaining First)
• PS (Priority Schedulling)
• GS (Guaranteed Schedulling)

Klasifikasi lain selain berdasarkan dapat/tidaknya suatu proses diambil secara paksa adalah klasifikasi berdasarkan adanya prioritas di proses-proses, yaitu :
1.      Algoritma penjadwalan tanpa berprioritas.
2.      Algoritma penjadwalan berprioritas, terdiri dari :
• Berprioritas statik
• Berprioritas dinamis